Movie Joovie - My Movie Reviews

Spoiler Alert !!!!

29
Nov 2011

The Lovely Bones (2009)

The-lovely-bones-intl-poster-1

 

Saya awalnya bingung, ini film serem atau film drama keluarga yang bahagia sih.
Sampai si tokoh anak perempuannya menarasikan hal seperti ini:
"My name is Salmon, like the fish. First name Susie. I was fourteen years old when I was murdered, on December 6th 1973"
Maakjang, bikin merinding kan jadinya.

Cerita dari awal sudah jelas, bahwa Susie Salmon meninggal di usia 14 tahun, ia bercerita dari alam di antara surga dan dunia menunggu sesuatu karena merasa belum saatnya ia meninggalkan keluarganya. Pada saat ia meninggal, ia belum sempat merasakan ciuman pertama dengan first crushnya Ray Singh dan ia merasa belum puas jika tidak mengetahui dimana mayatnya diletakkan dan pembunuhnya tertangkap. Pembunuhnya tidak lain tidak bukan adalah tetangganya depan rumah keluarga mereka sendiri, yang ternyata telah berturut-turut membunuh beberapa anak perempuan lainnya.
Susie yang ada di alam antara surga dan dunia selalu memperhatikan keluarganya selama bertahun-tahun walaupun ia sendiri tidak dapat berubah.
Bagaimana keluarga tersebut sempat terpecah belah karena ayahnya yang berusaha terlalu keras untuk mengungkap pembunuh Susie.
Bagaimana adik perempuannya, Lindsey yang dulunya tidak peduli tentang penampilan dan cinta akhirnya menemukan kisahnya sendiri.
Sesuatu yang disyukuri Susie namun juga dicemburui olehnya, karena ia tidak sempat merasakan hal tersebut.
Dan etc, etc sampai akhirnya Susie bisa melepaskan semua tanpa melihat ke belakang lagi
Yah, monggo ditonton sendiri saja kalau mau tau bagaimana kisahnya, aish males banget ya saya bikin review xD
Anyway, tokoh Susie Salmon diperankan oleh Saoirse Ronan.
Darn, I love this girl, she has a beautiful bright blue eyes. Cantik-cantik lugu gitu, hehehe.
Dan suaranya, makjaang ... calm but sometimes creepy, hehehe.

Hal yang menurut saya tertarik pada film ini, walaupun genrenya mungkin sedikit horror ya, tapi semua digambarkan begitu indah. Gambarnya bagus, pemaparan tentang alam di antara surga dan dunia begitu indah dan artistik, dan tokoh-tokoh di dalamnya rasanya nggak ada yang miscast.
Ternyata sutradaranya Peter Jackson, wah wah ... no wonder ya gambarnya keren.
Satu lagi, kalimat-kalimat narasinya keren banget, mungkin karena ini based on novel yang katanya best seller ya, jadi kata-katanya enak banget didengar.
Saya jadi penasaran untuk membaca bukunya.

Ini salah satu paragraf yang saya suka :
This were a lovely bones, that had grown around my absence, 
the connections sometimes tenuous, sometimes made at great cost
but often magnificent, that happened after I was gone 
and I began to see things in a way that let me hold the world without me in it.

Lalu saat Susie mengatakan kata-kata terakhirnya : 
Nobody notices when we leave, I mean, the moment when we really choose to go
at best, you might feel a whisper or the wave of a whisper undulating down
My name is Salmon, like the fish. First name Susie. I was fourteen years old when I was murdered, on December 6th 1973
I was here for a moment and then I was gone
I wish you all a long and happy live

13
Oct 2011

Definitely, maybe (2008)

Definitely-maybe

I kinda love this movie.

Bercerita tentang William Hayes, seorang laki-laki yang hidup di New York, memiliki putri bernama Maya yang sangat ia sayangi, namun kehidupan rumah tangganya tidak berjalan dengan baik dan akan bercerai dari istrinya.

Satu ketika Maya yang memiliki rasa ingin tau yang besar, berharap ayahnya akan menceritakannya mengapa Ayah dan Ibunya berkeputusan untuk bercerai. Alih-alih memberi pengertian, Will, akhirnya menceritakan tentang 3 perempuan yang sebelumnya pernah mengisi hidupnya tanpa menyebutkan nama asli mereka dan Maya harus menebak yang mana Ibunya dan dari situ akan ketahuan mengapa akhirnya mereka harus bercerai.

Cerita berjalan flashback, 3 perempuan itu adalah Emily, pacar pertama Will yang dikenalnya sejak muda, kedua adalah April, seorang "freewill" pintar yang dikenalnya saat ia bekerja di kantor election dalam pencalonan Bill Clinton dan Summer, seorang penulis cantik yang juga teman Emily saat masih kuliah. Ketiganya menyampaikan cerita yang berbeda, namun hanya akan ada satu orang yang menjadi cinta sejati Will dan apakah orang tersebut Ibu Maya? Ya, you must see it for yourself.

Menurut saya film ini menarik karena, kita dibawa untuk menebak-nebak siapa gerangan Ibu Maya dan bagaimana endingnya yang Will katakan adalah happy ending, well happy ending darimananya kalau akhirnya Will harus bercerai?
Bahwa ternyata kapasitas happy ending orang itu berbeda-beda. I really do enjoyed this movie, mungkin juga karena faktor Abigail Breslin, aktris cilik yang saya suka banget aktingnya ini, hehe.

So, have you seen this movie? what do you think about it ?

10
Oct 2011

X Men : First Class (2011)

Xmen_first_class_poster

Saya termasuk penggemar X-Men the movie, setiap muncul film terbarunya saya penasaran ingin menonton. Seru kan ya melihat mutan dengan kemampuan-kemampuan luar biasa seperti itu, hehehe. Anyway, akhirnya juga saya dapat kesempatan untuk menonton film seri terakhir X-Men ini. Film terakhir yang malah menjadi prekuel dari film-film sebelumnya.

Pada film ini kita di bawa kembali ke masa tahun 40 sampai 60an, dimana X-Men baru saja terbentuk. Seperti yang terlihat di posternya, tidak ada yang spesial kan ? haha, itu karena memang ceritanya yang masih di tahun 60an. Bayangin aja kalau posternya dibuat ekslusif nggak terlihat retro lagi dong ?

Cerita berkisar tentang Erik Lessner (Magneto) yang ingin membalas dendam kepada Sebastian Shaw karena telah membunuh Ibunya. Lalu saat ada kesempatan untuk membalaskan dendam yang malah akan membuatnya celaka ia diselamatkan oleh Charles Xavier (Proffesor X) yang kemudian mereka bersahabat.

Charles sendiri sewaktu kecil sudah tau akan kemampuannya, saat umurnya 12 tahun ia bertemu dengan Raven (Mystique) dan menganggapnya sebagai adik.

Sebastian Shaw, si tokoh jahat yang memiliki kemampuan untuk meredam tembakan apapun yang juga orang yang telah membunuh Ibu Erik berencana untuk menghancurkan dunia *tipikal sih* Sepertinya Shaw ini adalah versi awal dari Magneto. Ia memiliki 3 anak buah, Emma Frost (semacam Jean Grey), Azazel dan Riptide.
Karena kehebatan Shaw dalam mempersuasi Amerika dan Russia, dua negara ini akhirnya melakukan perang. Moira, seorang agen CIA mengetahui sedikit rencana Shaw dan mencari seorang ahli Mutan, dan bertemulah ia dengan Charles.

Dengan alat Cerebro yang dimiliki CIA, Charles menemukan beberapa mutan yang sepertinya layak untuk diajak bekerjasama untuk melawan Shaw. Mereka adalah Mystique (yang sudah hidup berdua dengan Xavier), Havok (yang ditemukan di RSJ karena sering berbuat onar), Angel Salvadore (seorang penari striptis), Banshee (seorang cowok cupu yang ternyata kemampuannya luar biasa), Beast (ilmuwan muda yang membuat cerebro) dan Darwin (pengemudi taxi) *mau tau kemampuan mereka ? monggo google aja, hehehe*
Endingnya, sebenarnya obvious, karena toh kita tau bagaimana inti ceritanya kan, itu pun kalau teman-teman pernah baca komik dan nonton filmnya

Saya suka film ini karena membuat saya ngerti mengapa mereka (Magneto dan Proffesor X) berbeda pandangan di awal, selain juga tau dengan tokoh-tokoh Mutan baru.
Seperti taglinenya, Witness the beginning and Witness the origin.

Anyway, Havoknya keren euy :p

08
Oct 2011

Suck Seed (2010)

Akhirnya dapet juga satu film Thailand asik yang saya tonton, sempet ngidam juga gara-gara promosi Nilla di blognya waktu itu.
Film ini, bagaimana ya menyebutkannya, hmm ... kalau pernah melihat film Catatan akhir Sekolah, most like that lah.
Tapi nih film gokil abis deh, gila, hahaha. 
Film ini diambil dari 3 masa, masa SD, SMA dan terakhir selepas SMA dari tokoh-tokohnya.

Tokoh utamanya yaitu Ped, seorang anak kecil yang tidak pede pada dirinya sendiri. Saat diminta gurunya untuk menyanyi di depan kelas ia diam saja.
Earn, tokoh ceweknya, mengajarkan dia caranya bernyanyi, tapi sayangnya Earn harus pindah ke Bangkok saat Ped mulai merasa suka padanya.
Ada suatu kejadian dimana Ped secara impulsif menelfon ke rumah Earn malam-malam dan mengaku dirinya adalah Khung (sahabat Ped).
Karena hal tersebut, Earn tidak simpati pada Khung.

Segmen ke dua ini sebagai cerita intinya, Ped dan Khung masih bersahabat. Khung yang bisanya ngomong doang tidak seperti saudara kembarnya Khae yang saat ingin mencapai sesuatu selalu berusaha dengan giat ingin membuat band baru hanya karena tidak ingin kalah dari Khae.
Earn datang kembali dari Bangkok dan tentu saja akhirnya Ped menemukan cintanya kembali, sedangkan Khung benar-benar jatuh cinta pada Earn.
Bukan hanya karena dia cantik tapi karena dia juga jago bermain musik karena itu adalah nyawanya *jiah berat banget bahasa saya* :D.
Mostly bisa ditebak lah ceritanya seperti apa, tapi ada beberapa potongan-potongan dari film tersebut yang membuat film ini cukup antik.
Antiknya gimana ? Gokil lah pokoknya, saya  sampai berkali-kali nepok jidat, hahaha.

Segmen tiga sebagai penyelesaian film menurut saya cukup menghanyutkan sih, pernah liat catatan akhir sekolah, semacam itu lah.

Anyway, Suck Seed sendiri punya arti a little bit alias sedikit lagi. Atau intinya adalah walaupun kamu suck banget, at least kamu tidak bodoh untuk menyerah, karena masih ada sedikit lagi harapan. Ah what a quote, huh ? :D

Keren nih film, saya rekomen deh buat temen-temen yang ingin melenceng sedikit dari film umum asia seperti Korea atau Jepang, film Thailand ini bisa jadi merupakan alternatif hiburan berbeda :)

Dan tau nggak sih, kalau tokoh Ped ini mirip Morgan-nya Sm*sh ?? hahahaha ... mirip banget xD

Rate : 8 from 10

(download)

21
Jun 2011

Source Code (2011)

Source_code_poster-535x791

Film ini simple sih kalau saya bilang, mungkin karena saya sudah tau inti ceritanya seperti apa dari bahasan di salah satu radio, jadinya tidak membuat saya surprise dan bingung saat menontonnya. Dan juga, film ini ditatar dengan jelas dari awal sampai akhir, orang yang nonton nggak bakalan bingung. Kecuali telat nonton sampai setengah jam *lirik2 temen2 yang ikut nonton*

Film berdurasi satu setengah jam lebih dikit ini diperankan oleh Jake Gyllenhaal *mas ganteng, halah* yang berperah sebagai Capten Colter Stevens yang ditugaskan oleh pemerintah untuk menjalankan sebuah misi dalam mencari dalang dari pemboman sebuah kereta api.
Untuk mengetahui siapa pelaku bom yang telah meledakkan kereta api tersebut, Colter dibawa ke kejadian 8 menit sebelum bom kereta tersebut meledak.
How ?
Awalnya Colter berpikir hal tersebut adalah sebuah simulasi dari proyek ini. Ternyata ia berada dalam program yang diketahui bernama Source Code.
Sebuah sistem atau semacam program yang memungkinkan Colter masuk ke kejadian 8 menit sebelum sebuah kejadian yang menyebabkan semua penumpang meninggal di dalam kereta api itu terjadi. Di 8 menit tersebut ia bukan menjadi Colter Steven, namun sebagai Sean Fentrees, seorang guru.
Maka saat awal-awal ia menjadi Sean ia kebingungan setengah mati, kalau pernah liat film-film dejavu, pasti paham :). Mungkin orang juga akan berpikir ini semacam film matriks antara dunia nyata dan dunia mimpi, karena awalnya sih saya berpikir seperti itu.
Tapi saat masuk dalam ceritanya dan endingnya, ternyata jauh dari bayangan saya. Film ini cukup menyentuh saya sih, apalagi setelah melihat tokoh Colter sebenarnya, miris banget.
Film yang cukup keren buat saya.

Oh ya, tokoh cewek di film ini Christina, yang diperankan oleh Michelle Monaghan, saya juga sempat nonton di film Eagle Eye, semacam film Sci Fi juga kan ? Mungkin dia memang cocok ya main di tipikal film seperti ini :D
Cantik orangnya :D *ya iyalah, artiiis* xD

Hal yang membuat saya wondering cuma satu, kenapa dengan 8 menit ? kenapa bukan 10 menit ? kenapa bukan 30 menit sekalian ? hehehe :D

Rate : 8 from 10
Favorite Quote :
Colter :
What would you do if you knew you only had one minute to live?
Christina : I'd make those seconds count.

dan kalimat Everything's going to be okay... di setiap bom akan meledak :D

25
Jan 2011

The Proposal (2009)

Proposal

Bercerita tentang Margaret Tate (Bullock), seorang bos tirani yang tidak peduli dengan anak buahnya, yang ia pikirkan hanyalah kemaslahatan perusahaan dan dirinya sendiri. Andrew Paxton (Reynolds) merupakan sekretaris aka asisten editornya, yang telah bekerja dengannya selama 3 tahun tanpa kenaikan jabatan. Suatu saat, Margaret yang seorang Kanada mendapat kabar mengejutkan bahwa ia akan dideportasi oleh pihak imigrasi karena visa yang kadaluwarsa. Di saat terjepit seperti itu, Margaret memiliki ide bodoh untuk mempertahankan dirinya agar dapat tetap bekerja di perusahan tersebut. Ia meminta Andrew untuk menikahinya, dengan jaminan suatu saat mereka pasti akan bercerai dan Andrew akan mendapatkan promosi jabatan. Mereka berdua setuju.

Namun seorang agen imigrasi sepertinya tidak percaya dengan rencana pernikahan mereka, karena jika diketahui bahwa mereka berbohong maka Margaret tetap dideportasi dan Andrew akan diganjar hukuman penjara dan membayar denda. So, untuk mengelabui pihak imigrasi, Margaret menjalankan rencana baru, ia akan mengikuti Andrew pulang kampung ke Sitka, Alaska untuk menemui orang tuanya dan ulang tahun neneknya yang ke 90.

Di Alaska-lah cerita benar-benar dimulai, pertemuan Andrew dengan mantan pacarnya, perselisihan Andrew dengan ayahnya, kerinduan Margaret terhadap sebuah keluarga dan rencana pernikahan mendadak yang dirancang keluarganya. Jadi, bagaimana cerita lengkapnya, I guess you should watch it yourself :)

Bagi saya, film ini tidak terlalu menarik. Sandra Bullock bukan sosok yang tepat untuk menjadi seorang bos tirani yang menyebalkan. I mean, she's got that comical face :D. Tapi saya ngiri banget sama bodi 40 tahunnya yang masih singset dan langsing :p
Konflik yang ditampilkan dalam cerita ini pun tidak maksimal, sepertinya setengah-setengah. Begitu juga dengan endingnya.
Well, but that's my opinion :)

Rating : 6.5 from 10

Memorable quote :
Andrew Paxton: Three days ago, I loathed you. I used to dream about you getting hit by a cab. Then we had our little adventure up in Alaska and things started to changed. Things changed when we kissed. And when you told me about your tattoo. Even when you checked me out when we were naked. But I didn't realize any of this, until I was standing alone... in a barn... wifeless. Now, you could imagine my disappointment when it suddenly dawned on me that the woman I love is about to be kicked out of the country. So Margaret, marry me, because I'd like to date you.


24
Jan 2011

17 Again (2009)

17-again-poster

Tahun 1989, Mike O'Donnell (Zac Efron), seorang bintang basket di sekolahnya dan berjuang untuk mendapatkan beasiswa ke perguruan tinggi favorit. Pada pertandingan pentingnya, kekasihnya Scarlett mengatakan bahwa ia telah hamil, sehingga membuat pertandingan pentingnya menjadi kacau dan ia pun tidak bisa mendapatkan beasiswa. 17 tahun kemudian, ia benar-benar terlihat menyedihkan dan selalu menyalahkan keadaan bahwa jika Scarlett tidak hamil, jika ia tidak menikahinya, ia akan menjadi sosok yang sukses saat ini. Sehingga Scarlett dengan berat hati memutuskan untuk bercerai dengannya.

Saat itulah ia merasa ingin kembali ke masa jayanya dulu, and poof!! it happen. Mike dewasa (Matthew Perry) secara ajaib berubah menjadi Mike remaja lagi. Dengan bantuan *paksaan* dari Ned, sahabatnya, ia menjadi murid baru di sekolah anak-anaknya. Setelah kejadian demi kejadian membuat Mike sadar, bahwa banyak yang telah ia lewatkan. Ia tau bagaimana anak-anaknya bergaul dan membantu mereka dalam menggapai impiannya. Pada saat yang sama ia merasa jatuh cinta kembali pada istrinya yang telah ia sia-siakan. Seru! :D

Lalu bagaimana ending film ini ? Harus kalian lihat sendiri ya ? :D

Well, saya bukan penggemar Zac Efron, tapii ... saya agak suka dia di film ini. Keliatan macho-nya mungkin ya :D Dan ternyata dia memang jago basket ya ? :p Atau entahlah, dia cocok sekali menjadi seorang remaja yang naksir tante-tante, hahahaha.
Saya suka film ini juga karena mengajarkan kita bahwa orang-orang seperti Mike, yang seorang bintang sekolah belum tentu seorang bullier seperti kebanyakan tokoh-tokoh sejenis di film remaja lain. Dia sangat menghormati Ned, sahabatnya yang aneh dan ajaib. Dan toh akhirnya berimbas pada masa depannya dimana sahabatnya tersebut selalu mau membantunya. I love that!

Rating : 7.5 from 10

24
Jan 2011

Dragonball Evolution (2009)

Dragonball

Berhubung saya menonton film ini setelah menonton Last Airbender, I have to say it way much much much better.
Walaupun banyak kritik yang bilang film ini jelek, saya harus bilang kalau saya menikmati film ini. Tapi, ya jangan samakan dengan cerita di komik dan kartunnya, karena banyak perbedaan di dalamnya.

Tentang Goku seorang anak yang jago beladiri, dilatih oleh kakeknya Gohan. Walaupun ia jago beladiri, tapi Gohan melarang Goku untuk berkelahi. Akhirnya ia dianggap anak cupu di sekolah. Di ulang tahunnya yang ke 18, Gohan menghadiahi Goku sebuah bola dengan 4 bintang di dalamnya. Di saat yang sama juga, akhirnya ia bisa dekat dengan Chi-Chi, heartrob-nya di sekolah. Oh, remember Chi-Chi di kartunnya ? Cewek imut lucu kecil menthik *halah* yang ayahnya segedhe gaban ? hihihi. Well, di film ini ia tampak normal, dan ayahnya nggak diceritakan bagaimana :p

Musuhnya tentu saja Picollo, makhluk ijo gede dan kekar :D. Dia tidak tampak begitu menyeramkan di film ini. Picollo yang bangkit dari tidurnya selama 2000 tahun, hmmm, I wonder capeknya. Ia memburu ke tujuh dragonballs untuk membangkitkan Oozaru, anak buahnya yang juga tertidur selama 2000 tahun.

Picollo membunuh Gohan, dan di saat terakhirnya Gohan bilang kepada Goku untuk mencari Master Roshi agar tau tentang rahasia bola tersebut. Besoknya ia bertemu Bulma yang mengatakan bahwa bola dengan 5 bintangnya juga dicuri. Perjalananpun dimulai untuk mencari bola tersebut, merekapun bertemu Roshi. Roshi menceritakan tentang sajak 7 bola naga yang ia ketahui. Dalam perjalanan selanjutnya mereka bertemu Yamcha, si pencuri. Dan ya, akhirnya bertemu Chi-chi juga, ternyata ia juga seorang fighter. Kelima tokoh inilah yang menjadi tokoh sentral, Goku, Roshi, Yamcha, Bulma dan Chi-Chi.

Lalu apakah Oozaru dapat bangkit dan apakah Picollo dapat musnah ? Bagaimana kelanjutan hubungan Goku dan Chi-Chi. Lihat saja filmnya. Not really recommended, but still nice to watch :)

Rating : 6 from 10

24
Jan 2011

Avatar : Last Airbender (2010)

Avatar-the-last-airbender-movi

Jika sudah pernah menonton kartun Avatar di salah satu TV swasta Indonesia pasti sudah paham benar dengan ceritanya. Tentang Aang, seorang pengendali udara terakhir yang ditemukan Katara dan Sokka, kakak beradik dari negara Air. Aang ternyata juga seorang avatar, anggap saja ia seseorang yang bisa menguasai keempat kekuatan sekaligus, Air, Api, Bumi dan Udara. Dan Avatar diharapkan dapat membuat keseimbangan diantara keempat elemen ini. Negara Api diceritakan adalah tokoh jahatnya, yang ingin menguasai dunia (kenapa sih selalu dengan menguasai dunia? emang gampang ya berkuasa?). Raja api mengasingkan putranya, prince Zukho agar ia bisa membawa avatar ke kerajaan api. And so on so on so on ... ooh, saya sampai malas menceritakannya saking saya nggak suka sama filmnya ~.~" (padahal saya suka sekali kartunnya!)

Dari awal saya melihat film ini yang saya pikirkan cuma satu, terus menerus, "remake remake remake remake remake .... 1000x"
yak ampuuun. Seriusan ya film ini ?
I mean look at those character, it's so weird. Bagi saya yang paling aneh adalah karakter Raja negara api. Rajanya tidak terlihat menyeramkan AT ALL! Amitabh Bachan maybe looks perfect for the furious king, but totally not this guy (ya secara kan ceritanya negara Api itu orang-orang India). Pamannya Zukho tuh masih cocok jadi raja. Guyonan banget. Padahal film ini nggak ada lucu-lucunya, guyonan *yang coba ditampilkan* sama sekali nggak lucu.
Ternyata susah bikin orang ketawa, hail for the comedians!
Dan emosi yang ditampilkan cast-nya sama sekali nggak oke, FLAT like a LCD tv plasma.

Apa yang yang bagus ? Hmm, sorry to say, none!
Saya nggak suka, kalaupun nanti ada film kedua, puhleasee ... remake aja dulu deh!

Rating : 4 from 10

03
Jan 2011

Cinta bersemi di Kebun Teh (2010)

Judulnya dangdut bo :D. Oh okay, jangan mencibir deh, saya tau ini agak-agak sinetron, tapi saya agak suka film tv ini, hehehe. Tiba-tiba kepikiran buat review, supaya keingetan aja.

Ceritanya tentang Mega yang diperankan Sissy Priscilla "membantu" seorang Ibu-ibu di sebuah bus (diperankan Ratna Riantiarno) dari beberapa berandal. Mereka berkenalan dan Ibu-ibu itu mengajak Mega mampir ke rumahnya, disanalah ia bertemu dengan Tama yang diperankan oleh Dwi Sasono *eh cakep loh dia disini, halah*. Bisa ditebak sih, Mega jatuh cinta pada Tama, yang ia panggil dengan Tam-Tam. Tapi Tama cuek banget, sehingga membuat Mega semakin kebat-kebit *aih, kata-kata saya*.

Dari berbagai usaha untuk membuat Tama jatuh cinta tidak membuahkan hasil. Di saat yang sama sahabat Mega, Vera mengenalkannya pada seorang cowok ganteng kaya bernama Daniel. Saya agak berpikir cewek yang namanya Vera ini dangkal banget, secara masa' dia bilang orang itu nggak lengkap kalau nggak pacaran *blah blah*. Ya jadi cinta segitiga gitu deh, si Daniel suka pada Mega, Mega-nya suka pada Tama.

Ternyata Tama cuek pada Mega, alasannya sih karena Tama pernah "akan" menikah, namun beberapa minggu sebelum pernikahannya tunangannya kecelakaan dan meninggal *sedih, tapi klise bukan?*. Hal ini yang membuat Tama belum dapat membuka hati untuk orang lain. Okay, saat perasaan suka menjadi cinta, membuat Mega bingung dengan cara apa lagi membuat Tama merubah pikirannya. Perasaan Daniel-pun semakin meningkat, karena Mega merespon dengan seringnya mengikuti ajakannya untuk hang out. Waktu Daniel melihat kedekatan Mega dan Tama, ia pun cemburu buta.

Saat Mega "menjauh" karena merasa diombang-ambingkan perasaannya oleh Tama. Tama akhirnya merasa kehilangan.
Bagaimana endingnya ? Klise kok, hehehe.

Lalu kenapa saya suka pada ftv ini ?
Karakter Mega dan Tama ini yang bikin saya suka. Mega itu cerewet, bawel dan nyebelin *banget* hehehe. Sedangkan Tama sosok yang cuek, dingin dan sok nggak butuh *gila ya, saya aja sampe merasakan yang dirasakan Mega*. Hehehe, agak-agak bikin gregetan gitu deh :p Dan ada Ratna Riantiarno juga !! My favorite Moms character, inget Petualangan Sherina kan ? hihihi
Akting mereka OKE banget, nggak perlu ditanya lagi itu mah ya ? Secara mereka sudah sering riwa-riwi di jagat perfilman Indonesia *jiaaah*

Selain itu ada sedikit pelajaran yang saya ambil dari film ini :
1. Jangan sombong pada orang lain, apalagi pada orang yang ingin dengan kita, bisa jadi karma *menurut filmnya begitu*
2. Kalau mau mendapatkan hati calon pasangan yang kita suka, berusahalah dengan semangat 45! hehehehe
3. Kenalan sama orang tuanya calon pasangan kita dulu, baik-baik pada mereka, yakinlah pasti nanti dijadikan calon mantu, hahaha
4. Jadi pacaran itu adalah "Sebuah sosialisasi dalam bentuk lain" (kata Vera) uhuuy
5. Buat cowok, kalau tau ada cowok lain yang suka gebetan kalian, jangan main hakim sendiri dong, sportif gitu, hehe

Udah ah, ntar pada njiwit saya gara-gara saya posting beginian :D

Rating : 7.5 from 10

(download)